Jenis-Jenis Operasi Katarak

Tahukah Anda, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di Indonesia dan dunia? Operasi katarak jadi solusi paling memungkinkan untuk memulihkan penglihatan penderita katarak. Secara umum, operasi katarak adalah mengganti lensa mata yang telah keruh dengan lensa buatan. Mari mengenal lebih jauh tentang jenis-jenis operasi katarak berikut ini.

Jika dibedakan dari lensa yang diangkat, operasi katarak dibedakan menjadi Ekstraksi katarak ekstrakapsular dan intrakapsular.  Jenis operasi ekstrakapsular dilakukan secara manual. Dalam operasi ini, inti lensa mata diambil dengan cara membuka bagian depan kantong lensa mata, namun bagian belakang masih dapat dipertahankan. Sedangkan jenis kedua adalah Ekstraksi Katarak Intrakapsuler (ICCE, intrakapsular cataract exstraction). Dalam operasi jenis ini, pengangkatan seluruh lensa sebagai satu kesatuan.

Jika dibedakan dari teknik dan alat yang digunakan, ada 3 jenis operasi katarak, yakni Phacoemulsification, Small Incision Cataract Subtraction (SICS), dan Teknik Jahitan.

Teknik yang pertama adalah Phacoemulsification. Teknik operasi katarak ini adalah teknik yang tercanggih dan terkini. Lensa mata yang katarak dihancurkan dan dikeluarkan menggunakan gelombang ultrasonic. Lalu diganti dengan lensa buatan. Waktu yang diperlukan pun singkat saja yakni 15-20 menit! Bahkan tidak perlu dijahit dan meminimalisir komplikasi pascaoperasi katarak.

Teknik operasi katarak yang kedua adalah Small Incision Cataract Subtraction (SICS). Teknik ini juga canggih dan hanya memerlukan dua sayatan kecil untuk melepas lensa mata yang terkena katarak dan memasangkan lensa intraokular buatan. Operasi katarak dengan teknik ini pun hasilnya tak kalah dengan teknik phacoemulsification. Hanya dalam waktu singkat, pasien langsung bisa melihat kembali.

Teknik yang ketiga adalah Teknik Jahitan. Teknik ini merupakan teknik yang sudah kuno dan sudah jarang digunakan. Dalam teknik ini, sayatan dibuat lebar dan bola mata harus dijahit kembali. Oleh karena itu, risiko dan peluang komplikasinya tinggi—mengingat lebarnya sayatan yang besar dan tekanan yang digunakan untuk menempatkan lensa kembali. Tak seperti dua teknik di atas, teknik ini memerlukan waktu yang lebih lama untuk pulih kembali.

Nah itulah jadi jenis-jenis operasi katarak. Semoga bermanfaat bagi Anda. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. So, jagalah kesehatan mata sejak dini.